Mitos bayi baru lahir

Menjadi orang tua baru memang menyenangkan, tapi terkadang juga bisa menjadi gugup atau penakut karena banyaknya mitos-mitos soal bayi yang dibawa turun temurun dari orang-orang tua kita dulu yang mungkin kita sendiri menjadi bagian dari mitos-mitos yang dianut orang tua kita. Namun menurut saya mitos-mitos itu tidak selalu salah, mungkin hanya beda pengertian saja namun juga tidak semuanya benar, bahkan ada yang benar-benar salah menurut dokter. Inilah beberapa mitos yang masih beredar di masyarakat.

1. Dibedong agar kaki tidak bengkok.

Ternyata di bedong bisa membuat peredaran darah bayi menjadi terganggu, kerja jantung akan lebih berat memompa darah, akibatnya bayi akan sering sakit di daerah paru-paru dan jalan nafasnya. Selain itu dibedong akan menghambat perkembangan motorik si bayi karena tidak ada kesempatan untuk bergerak.

Sebaiknya dibedong saat sesudah mandi untuk melindungi dari dingin atau saat cuaca dingin itu pun dibedong longgar. Jadi dibedong itu tidak ada hubungannya dengan pembentukan kaki karena semua kaki bayi yang baru lahir kakinya bengkok, sebab di dalam perut tidak ada ruang yang cukup untuk meluruskan kakinya sehingga waktu lahirpun masih bengkok, tapi akan lurus dengan sendirinya.

2. Hidung ditarik-tarik agar mancung

Sebenarnya tidak hubungannya menarik hidung dengan mancung tidaknya hidung, semua tergantung dari bentuk tulang hidungnya dan itu sudah bawaan, lagi pula kasihan si bayinya "sakit tau..." Jadi mau ditarik-tarik setiap detikpun kalo memang tidak mancung ya ga bakal mancung.

3. Pemakaian gurita agar tidak kembung.

Ini jelas salah karena pemakaian gurita akan menghambat perkembangan organ-organ perut. Sekarang bayangkan kalau perut anda di ikat seperti itu tentu akan merasa sesak dan tidak nyaman bukan. Jika memang harus memakaikan gurita jangan mengikat terlalu kencang terutama di bagian dada agar jantung n paru-parunya bisa berkembang dengan baik. Dan jika tujuannya supaya pusar tidak bodong sebaiknya di pakaikan hanya di pusar dan ikatannya pun tidak kencang.

4. Menggunting bulu mata agar lentik

Memotong bulu mata bisa mengurangi fungsinya untuk melindungi mata dari benda-benda asing. Panjang pendeknya bulu mata sudah menjadi bawaan dari bayi itu sendiri.

5. Beri setetes kopi agar bayi tidak step (kejang)

Pemberian kopi pada bayi jelas berbahaya karena mengandung kafein yang akan memacu denyut jantungnya bekerja lebih cepat. Lagi pula bayi itu minumnya susu bukan kopi.

6. Jangan memeras kencang-kencang saat mencuci baju bayi, bayi akan gelisah tidurnya

Kalo di pikir secara logika jelas tidak masuk akal, mungkin bayi gelisah saat tidur karena dia pipis, pub, gerah, atau ada faktor lain, jadi bukan karena saat memeras pakaiannya, mungkin lebih masuk akal kalau jangan memeras terlalu keras karena akan merusak pakaian si bayi yang kalau sudah koyak atau lepas jahitannya akan membuat gelisah sang ayah karena harus membelikan pakaian yang baru lagi.

7. Jangan menyusui bayi jika bunda sedang sakit

Tadinya saya percaya karena penalaran saya bayi akan tertular sakit si ibu, ternyata saya salah karena setelah saya konsultasi ke dokter ternyata malah sebaliknya, saat ibu sedang sakit tubuh si ibu akan menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang lebih banyak dan akan ikut ke dalam asi yang jika di minum si bayi akan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Yang tidak boleh adalah menyusui bayi saat sakit tanpa ada pelindung untuk anda, contohnya pakailah masker penutup mulut dan hidung saat anda flu karena akan memularkan penyakit, jadi bukan karena ASI nya.

Itulah beberapa mitos yang beredar di masyarakat dan masih banyak yang lainnya. Buat yang mau sharing soal mitos dan pengalaman tentang mitos yang lainnya silahkan anda komentar di bawah.

15 comments:

  1. Kadang saya merasa tidak nyaman tentang mitos2 itu apa lagi di bawa oleh orang2 terdekat kita, kalau tidak di lakukan takut tersinggung, kalau di lakukan kitanya yang gimana gitu, padahalkan zaman kan sudah berubah, ilmu pengetahuan berkembang pesat, penelitian tentang bayi pun sudah sangat maju. Tujuannya memang baik tapi ternyata keliru, yang namanya mitos jelas belum bisa dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  2. salam kenal ya bori. iya sih itu menjadi dilema buat kita, tapi kita lihat aja dari tujuan mitos itu sendiri baik atau tidak. kita ambil aja segi positifnya n beri pengertian kepada orang2 terdekat kita dan ajak berfikir logis.

    ReplyDelete
  3. nice articel... mampir mas ke blogku http://picarticles.blogspot.com

    ReplyDelete
  4. wah banyak bener mitos yang berkembang sehubungan dengan bayi ya ...

    ReplyDelete
  5. @hpnugroho: itu sebagian kecil aja, masih buanyak lagi.

    ReplyDelete
  6. hehehe..lucu ya...punya bayi...:l:

    ReplyDelete
  7. Memang... Kadang malah geli sendiri...

    ReplyDelete
  8. Seratus Persen bener banget.., saya sudah mengkonsultasikan itu semua ke dokter spesialis anak dan memang benar apa yang anda katakan, cuma yang masih misteri selama ini penggunaan koin di pusar bayi agar tidak bodong, kalo saya testing itu memang bener, tapi kata dokter nggak perlu, soalnya jika memang orang tuanya nggak punya riwayat bodong ya nggak mungkin bodong heee.. jadi rancu banget ya...

    ReplyDelete
  9. Kalau anak ku tidak pakai koin tapi pakai kain kasa yang di lipat2 menjadi persegi, trus dikasih betadine lalu di taruh di pusarnya dan di rekatkan pakai plester putih (lupa namanya plester apa). Di ganti tiap habis mandi sampai kering dan lepas sisa tali pusatnya, jadi ga perlu pakai koin n gurita.

    ReplyDelete
  10. Bener banget sob.. cuman kadang2 itu yg bilang kan orang tua kita atau mertua... serba salah deh jadinya.. btw... yg no. 7 itu lho.. baru tahu.. kok malah bagus ya.. kalau lagi sakit memberi ASI hikhik.. ntar sy bilangin orang sebelah deh... hikhik... saya dah folloer tuh.. followback ya...

    ReplyDelete
  11. Sorry... ternyata kita dah saling follow ya... hehe... dasar pelupa..

    ReplyDelete
  12. Udah yg kedua kali loh, om minta di follow... Sekali lagi aja om jadi pas 3 kali, trus pilih hadiahnya deh. He he he he... Bercanda ya om...

    ReplyDelete
  13. Ikut nimbrung,masalah bodong itu ga bener,anakku ga pernah pake gurita,koin n kain kasa stlh pusarnya lepas,baik2 aj,ga bodong..mslh mitos itu saya juga mengalminya,pakian bayi ga boleh masuk mesin cuci,ga boleh dipelintir saat dicuci,alhasil saat musim hjan ga kering2,mo dipercaya sampai kpn mitos itu?saat membuang air mandinya ga boleh dibuang dgn melempar,harus hati2,gmn hati2 anak saya udah nangis2 krn trll lama ditinggal,ya saya lempar aj bak mandinya yg berisi air itu supaya cepat,toh ank saya sehat2 aj..hadehh

    ReplyDelete
  14. Jujur saja.. saya sama sekali nggak percaya akan mitos tersebut... jaman sudah berkembang.. tekhnologi maju. Masih saja ada larangan yang nggak jelas.. merendam baju bayi kok di larang. Tujuan saya merendam kan supaya bekas kotoran bayi supaya tidak menempel di kain. Makanya. Saya merendam. Toh saya merendam juga gak ber hari hari. Hanya beberapa jam. Orang tua sangat aneh.. yang setuju share aja..

    ReplyDelete
  15. Saya sebagai orang jawa kadang percaya atau enggak, kalo gak percaya tapi kejadian

    Jakarta || Banten ||Lombok

    ReplyDelete