Orang tua memegang peran penting dalam mendidik anak, namun apabila orangtua lengah terhadap anak didiknya maka peran itu akan langsung diambil alih oleh lingkungannya,dan jangan menyesal...........jika segalanya terlanjur salah ??
Tanda - tanda kehamilan
Ya, kehamilan adalah hal yang paling di nantikan oleh setiap pasangan terutama pasangan muda yang baru menikah dan ingin memiliki keturunan, karena kehamilan merupakan kabar terindah di dunia khususnya bagi wanita Tapi tahukah anda seperti apa tanda-tanda kehamilan ?
Manfaat Mendongeng
Hhmm... !? zaman sekarang apa masih ada orang tua yang mau mendongeng untuk anaknya ? saya rasa tidak lagi sebanyak dulu, tapi paling tidak masih ada yang sadar akan baiknya mendongeng dan mau tentunya.
HAPPY NEW YEAR 2010
Wow... Ga terasa kita telah memasuki tahun 2010, dan meninggalkan kenangan di 2009. Banyak pelajaran yang saya dapat tentang dunia ngeblog di tahun 2009, mulai dari membaca apa itu blog, cara membuat blog, mengedit blog, posting, sampai bagaimana meningkatkan traffic pengunjung dan membuat pengunjung kembali lagi ke blog kita.
Siap-siap Hamil
Saat anda memutuskan untuk menikah tentu segalanya akan dipersiapkan dengan baik agar semua berjalan lancar mulai dari menentukan tanggal yang baik, cari-cari gedung, cetak undangan, catering, souvenir, sampai mental pun harus di persiapkan dengan baik. Hal ini juga berlaku saat pasangan suami isteri memutuskan untuk memiliki anak. Ada 3 hal yang harus di persiapkan dalam menghadapi kehamilan, yaitu meliputi persiapan mental, persiapan finansial, persiapan fisik. Mau tahu lebih lengkapnya lagi tentang persiapan pra kehamilan ? Baca terus disini...
Persiapan Bersalin
Saat merapikan buku dan majalah tanpa sengaja menemukan lembaran-lembaran artikel tentang kehamilan, mulai dari tips merencanakan kehamilan, perkembangan janin dari bulan ke bulan sampai list perlengkapan yang perlu di persiapkan untuk menyambut kelahiran si buah hati. Nah... Untuk artikel kali ini saya ingin memposting tentang apa saja sih perlengkapan yang harus dibawa atau disiapkan untuk keperluan bersalin khususnya untuk bunda yang sedang mengandung dan sedang menantikan lahirnya si buah hati tercinta, karena terkadang ada saja yang terlupa untuk dibawa. Ingin tau apa saja yang perlu disiapkan, baca selengkapnya disini...
Breast VS Bottle
Among all arguments that happen in this world daily, there has been no end to the breast feeding vs. bottle feeding question. People will argue either point until no end. This is because people feel differently on many view points when it comes to breast feeding. There is much speculation that people turn to bottle feeding because they hear wrong information.
Cek Berat Blogmu Disini
Hmm... terkadang begitu senangnya kita menghias blog kesayangan dengan widget-witget sampai lupa kalau blog kita menjadi gemuk alias berat, kalau sudah berat jangankan pengunjung, kita sendiri pun jadi males juga lama-kelamaan. Biar tetap terjaga berat blog kita sebaiknya di timbang dulu, kalau masih dibawah 100 berarti masih dibawah ambang batas, tapi kalau sudah diatas 100 berarti harus diet tuh... nah cek berat blog mu disini.
Masukkan url blog atau website mu dan klik "check", maksimal 10 url.
Masukkan url blog atau website mu dan klik "check", maksimal 10 url.
Memilih Dokter Anak
Memilih dokter anak yang baik untuk anak kita memang bukan perkara mudah, beberapa hal harus dipertimbangkan terlebih dahulu seperti lokasi, rasa nyaman, kesigapan si dokter dalam menangani pasien, karena menurut banyak orang tua dokter anak itu merupakan hal yang "cocok-cocokan" , kalau sudah merasa cocok mau sepanjang apapun antriannya pasti di tunggui. Mau tahu lebih lengkapnya tentang tips memilih dokter anak, baca disini.
1. Pertimbangkan lokasi
Lokasi merupakan hal yang penting, karena sehebat apapun sang dokter tapi kalau tempatnya di "ujung dunia" ya percuma saja, pikirkan akses ke lokasi apakah mudah di jangkau, karena untuk bayi baru lahir akan menjalani kontrol yang rutin, imunisasi, belum lagi jika anak sakit mendadak, bayangkan bila harus menempuh waktu hingga berjam-jam dan melewati jalur kemacetan.
2. Memberikan rasa nyaman
Anak harus merasa nyaman bila bersama dokter, hal tersebut dapat di lihat dari apakah anak takut saat diajak ke dokter, menangis keras begitu masuk ruang praktik atau saat mendengar suara dokter. Sebaliknya anak merasa nyaman bila tersenyum saat bersama dokter, ruang praktik yang di set "ceria" , ada mainan dan boleh di pegang, dokter yang luwes serta suster atau asisten yang supel terhadap anak.
3. Komunikasi lancar
Komunikasi antara dokter dengan anda harus lancar, tidak saat di jam praktik saja tetapi di luar jam praktik pun komunikasi harus lancar, contohnya anda dapat menghubungi dokter melalui handphone nya atau melalui sms untuk menanyakan keraguan yang muncul tiba-tiba dan belum sempat anda tanyakan langsung. Mintalah nomer hp si dokter yang bisa di hubungi di luar jam praktik dan bila dokter mau menjawab walau hanya lewat sms, itu menandakan si dokter tidak pelit informasi dan cukup perhatian kepada pasiennya padahal anda sms pada hari libur.
4. Cepat, sigap, berani ambil keputusan terbaik
Seorang dokter dituntut untuk cepat, sigap, dan berani mengambil keputusan terbaik, apa yang dibutuhkan si pasien, dan penanganan seperti apa yang paling sesuai untuk pasiennya. Dokter yang lambat bisa berakibat fatal bagi si pasien.
5. Harus mendukung ASI
Dokter anak yang baik harus mendukung pemberian asi eksklusif. Kalau si dokter ternyata kurang antusias mengenai asi, anda patut curiga dan berfikir dua kali, kalau masalah asi saja dia tidak mendukung bagaimana yang lainnya.
6. Berwawasan luas
Pancing si dokter dengan isu yang sedang hangat berkembang di masyarakat tentang kesehatan, bila ia menerangkan dengan baik dan nyambung itu pertanda si dokter cukup berwawasan dan "up to date" tentunya. Jadi jangan sampai dokter anak anda ketinggalan jaman dan masih saja menggunakan metode lama yang sudah tidak efektif lagi.
7. Second opinion
Carilah second opinion bila anda merasa ragu, terkadang anda merasa ragu terhadap kata-katanya atau anda merasa tidak semestinya begitu, contohnya si dokter sedikit-sedikit selalu kasih obat antibiotik padahal tidak semua penyakit harus di beri antibiotik, maka sangat boleh untuk anda mencari pendapat kedua dari dokter lain agar anda lebih yakin.
8. Tanya kiri kanan
Jangan ragu tanya kiri kanan cari info tentang dokter terbaik di kota anda. Ada pendapat kalau antriannya sampai mengular naga berarti dokter tersebut cukup di akui bagus sebagai dokter anak, tapi semua tergantung kepada anda sebagai orang tua untuk menilai karena yang cocok untuk anak lain belum tentu cocok untuk anak kita.
Oke untuk para orang tua, pilihlah dokter anak yang paling baik untuk anak anda, semoga info tips dari saya berguna dan bila ada yang mau menambahkan silahkan isi di kolom komentar.
1. Pertimbangkan lokasi
Lokasi merupakan hal yang penting, karena sehebat apapun sang dokter tapi kalau tempatnya di "ujung dunia" ya percuma saja, pikirkan akses ke lokasi apakah mudah di jangkau, karena untuk bayi baru lahir akan menjalani kontrol yang rutin, imunisasi, belum lagi jika anak sakit mendadak, bayangkan bila harus menempuh waktu hingga berjam-jam dan melewati jalur kemacetan.
2. Memberikan rasa nyaman
Anak harus merasa nyaman bila bersama dokter, hal tersebut dapat di lihat dari apakah anak takut saat diajak ke dokter, menangis keras begitu masuk ruang praktik atau saat mendengar suara dokter. Sebaliknya anak merasa nyaman bila tersenyum saat bersama dokter, ruang praktik yang di set "ceria" , ada mainan dan boleh di pegang, dokter yang luwes serta suster atau asisten yang supel terhadap anak.
3. Komunikasi lancar
Komunikasi antara dokter dengan anda harus lancar, tidak saat di jam praktik saja tetapi di luar jam praktik pun komunikasi harus lancar, contohnya anda dapat menghubungi dokter melalui handphone nya atau melalui sms untuk menanyakan keraguan yang muncul tiba-tiba dan belum sempat anda tanyakan langsung. Mintalah nomer hp si dokter yang bisa di hubungi di luar jam praktik dan bila dokter mau menjawab walau hanya lewat sms, itu menandakan si dokter tidak pelit informasi dan cukup perhatian kepada pasiennya padahal anda sms pada hari libur.
4. Cepat, sigap, berani ambil keputusan terbaik
Seorang dokter dituntut untuk cepat, sigap, dan berani mengambil keputusan terbaik, apa yang dibutuhkan si pasien, dan penanganan seperti apa yang paling sesuai untuk pasiennya. Dokter yang lambat bisa berakibat fatal bagi si pasien.
5. Harus mendukung ASI
Dokter anak yang baik harus mendukung pemberian asi eksklusif. Kalau si dokter ternyata kurang antusias mengenai asi, anda patut curiga dan berfikir dua kali, kalau masalah asi saja dia tidak mendukung bagaimana yang lainnya.
6. Berwawasan luas
Pancing si dokter dengan isu yang sedang hangat berkembang di masyarakat tentang kesehatan, bila ia menerangkan dengan baik dan nyambung itu pertanda si dokter cukup berwawasan dan "up to date" tentunya. Jadi jangan sampai dokter anak anda ketinggalan jaman dan masih saja menggunakan metode lama yang sudah tidak efektif lagi.
7. Second opinion
Carilah second opinion bila anda merasa ragu, terkadang anda merasa ragu terhadap kata-katanya atau anda merasa tidak semestinya begitu, contohnya si dokter sedikit-sedikit selalu kasih obat antibiotik padahal tidak semua penyakit harus di beri antibiotik, maka sangat boleh untuk anda mencari pendapat kedua dari dokter lain agar anda lebih yakin.
8. Tanya kiri kanan
Jangan ragu tanya kiri kanan cari info tentang dokter terbaik di kota anda. Ada pendapat kalau antriannya sampai mengular naga berarti dokter tersebut cukup di akui bagus sebagai dokter anak, tapi semua tergantung kepada anda sebagai orang tua untuk menilai karena yang cocok untuk anak lain belum tentu cocok untuk anak kita.
Oke untuk para orang tua, pilihlah dokter anak yang paling baik untuk anak anda, semoga info tips dari saya berguna dan bila ada yang mau menambahkan silahkan isi di kolom komentar.
8 Sebab Bayi Sulit Tidur
Di usianya yang menginjak 8 bulan si Bima terlihat agak rewel atau seperti sedang ingin di manja, selalu ingin ditemani tidak seperti biasanya, bahkan tidurnya pun lebih singkat dan menidurkannya pun lebih sulit seperti ada sesuatu yang mengganggu dia. Akhirnya coba cari di google penyebab bayi susah tidur, eh ternyata benar ada yang sedang tumbuh di dalam mulutnya, ya Bima sedang mengalami fase tumbuh gigi. Tapi ternyata bukan cuma itu loh kenapa bayi susah tidur, mau tahu apa saja penyebabnya, baca selengkapnya di sini.
1. Sedang mengalami tumbuh gigi
Untuk pertama kali dalam hidupnya dia akan mempunyai gigi pertamanya yang dimulai dari gigi susu seri bagian bawah, bayi akan mengalami demam tetapi tidak akan sampai panas tinggi karena ada yang sedang menembus gusinya dan itu membuatnya tidak nyaman, berikan mainan teether (mainan untuk di gigit-gigit) untuk mengurangi rasa gatal atau sakit pada gusinya.
2. Lapar atau haus
Jangankan bayi, orang dewasa pun akan merasa terganggu tidurnya kalau sedang merasa lapar, berikan asi atau susu formula dengan takaran sesuai dengan usianya, atau berikan makanan pendamping bila memang sudah waktunya dia makan.
3. Tidur siang yang berlebih
Ya jika bayi terlalu banyak tidur pada siang harinya itu akan mengurangi tidur malamnya, atur pola tidurnya dengan memberikan tidur siang secukupnya dan jangan sampai mengurangi tidur malamnya kecuali anda mau begadang menemaninya.
4. Suhu kamar terlalu panas atau terlalu dingin
Hal ini cukup mengganggu untuknya, tidur dalam ruangan yang panas membuat dia gerah dan berkeringat, bila di biarkan akan menjadi biang keringat, ganti pakaiannya bila dirasa basah dan seka keringatnya lalu bedaki badannya terutama pada bagian lipatan. Dan sebaliknya bila terlalu dingin, selimuti dia, anda tidak ingin dia menggigil kedinginan kan.
5. Kolik atau sakit perut
Kolik adalah istilah yang di pakai untuk bayi yang menangis tiga jam sehari, biasanya pada sore dan malam hari. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pastinya dan kolik bukan masalah medis atau menandakan bayi tidak sehat, kolik juga terjadi pada bayi sehat, kolik adalah nyeri pada perut bayi, dekap dia atau momong dia dan berikan perhatian lebih.
6. Terkena infeksi telinga
Bayi akan merasa sangat tidak nyaman dengan hal ini, segerakan periksa ke dokter spesialis anak atau ke puskesmas untuk mengatasi masalah di telinganya.
7. Gigitan nyamuk
Hati-hati dengan nyamuk, nyamuk bisa ada di mana saja dan kapan saja, berikan lotion anti nyamuk khusus bayi pada area terbuka seperti tangan dan kaki, atau pasangkan kelambu saat dia tidur. Jangan beri nyamuk kesempatan karena siapa tahu nyamuk itu nyamuk demam berdarah.
8. Dia tahu anda sedang bad mood
Ini yang menurut saya cukup menarik, ternyata bayi juga bisa merasakan bila bunda atau orang terdekatnya sedang sedih, kesal atau marah. Bayi mempunyai hubungan batin yang kuat terhadap orang-orang terdekatnya terutama kedua orang tuanya.
Jadi pastikanlah apa penyebab bayi anda susah tidur dan berikan perhatian lebih banyak serta tulus.
1. Sedang mengalami tumbuh gigi
Untuk pertama kali dalam hidupnya dia akan mempunyai gigi pertamanya yang dimulai dari gigi susu seri bagian bawah, bayi akan mengalami demam tetapi tidak akan sampai panas tinggi karena ada yang sedang menembus gusinya dan itu membuatnya tidak nyaman, berikan mainan teether (mainan untuk di gigit-gigit) untuk mengurangi rasa gatal atau sakit pada gusinya.
2. Lapar atau haus
Jangankan bayi, orang dewasa pun akan merasa terganggu tidurnya kalau sedang merasa lapar, berikan asi atau susu formula dengan takaran sesuai dengan usianya, atau berikan makanan pendamping bila memang sudah waktunya dia makan.
3. Tidur siang yang berlebih
Ya jika bayi terlalu banyak tidur pada siang harinya itu akan mengurangi tidur malamnya, atur pola tidurnya dengan memberikan tidur siang secukupnya dan jangan sampai mengurangi tidur malamnya kecuali anda mau begadang menemaninya.
4. Suhu kamar terlalu panas atau terlalu dingin
Hal ini cukup mengganggu untuknya, tidur dalam ruangan yang panas membuat dia gerah dan berkeringat, bila di biarkan akan menjadi biang keringat, ganti pakaiannya bila dirasa basah dan seka keringatnya lalu bedaki badannya terutama pada bagian lipatan. Dan sebaliknya bila terlalu dingin, selimuti dia, anda tidak ingin dia menggigil kedinginan kan.
5. Kolik atau sakit perut
Kolik adalah istilah yang di pakai untuk bayi yang menangis tiga jam sehari, biasanya pada sore dan malam hari. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pastinya dan kolik bukan masalah medis atau menandakan bayi tidak sehat, kolik juga terjadi pada bayi sehat, kolik adalah nyeri pada perut bayi, dekap dia atau momong dia dan berikan perhatian lebih.
6. Terkena infeksi telinga
Bayi akan merasa sangat tidak nyaman dengan hal ini, segerakan periksa ke dokter spesialis anak atau ke puskesmas untuk mengatasi masalah di telinganya.
7. Gigitan nyamuk
Hati-hati dengan nyamuk, nyamuk bisa ada di mana saja dan kapan saja, berikan lotion anti nyamuk khusus bayi pada area terbuka seperti tangan dan kaki, atau pasangkan kelambu saat dia tidur. Jangan beri nyamuk kesempatan karena siapa tahu nyamuk itu nyamuk demam berdarah.
8. Dia tahu anda sedang bad mood
Ini yang menurut saya cukup menarik, ternyata bayi juga bisa merasakan bila bunda atau orang terdekatnya sedang sedih, kesal atau marah. Bayi mempunyai hubungan batin yang kuat terhadap orang-orang terdekatnya terutama kedua orang tuanya.
Jadi pastikanlah apa penyebab bayi anda susah tidur dan berikan perhatian lebih banyak serta tulus.
Freya award pertamaku
Setelah hampir dua minggu tidak nyentuh komputer karena sakit yang lumayan serius, dan begitu agak mendingan coba-coba buka blog dan... waduh... semua peringkat turun meski alexa tetap naik walaupun sedikit, tapi di sisi lain ada yang cukup menggembirakan saya mendapat kiriman Freya Award dari sobat Blooges,terima kasih sobat. Award ini diberikan sebagai tanda mempererat persahabatan diantara sesama blogger.
Saat Bayi Bicara
Bahagia rasanya mendengar bayi kita menyebut kata "mama" atau "papa" untuk pertama kalinya, sulit untuk di lukiskan betapa senangnya saat dia mulai dapat bicara walaupun hanya sepatah kata. Pada postingan kali ini saya akan memberikan tips bagaimana cara menstimulasi bayi agar cepat bicara, mau tahu bagaimana? Baca selengkapnya disini.
1. Ajak dia bicara
Ajaklah bayi anda bicara, katakan apa saja pada bayi anda bahkan saat dia masih di dalam kandungan. Menurut penelitian, bayi yang sering diajak bicara akan lebih cepat bicara, ajak dia bercanda, tertawa atau katakan betapa anda bahagia memiliki buah hati yang pintar, sehat, manis atau apa saja tentang perasaan anda tapi jangan saat anda sedang marah atau sedih karena ia pun akan merasakan kesedihan anda atau merasa sedang dimarahi.
2. Bacakan dongeng
Bacakan bayi anda dongeng atau buku cerita dan lakukan pengulangan pada kata-kata yang menarik, maka bayi pun akan belajar mengulangi kata-kata tersebut dan jangan kaget, pada saatnya ia pun akan mengulangi kata-kata tersebut.
3. Lakukan kontak mata
Saat berbicara dengan bayi lakukan kontak mata dengannya, sejajarkan mata anda dengan matanya agar dia tahu kalau dia sedang diajak berbicara. Bicara dengan nada sedang dan jelas artikulasinya tapi tidak terlalu pelan, dan bicaralah dengan ekspresi gembira.
4. Tanggapi bicaranya
Saat dia bicara atau bergumam tanggapi selalu kata-katanya walaupun tidak jelas apa yang dia ucapkan, itulah bentuk komunikasi bayi kepada orang lain walau belum jelas tapi bayi mulai merespon lawan bicaranya.
5. Tanggapi bahasa tubuhnya
Dia akan berusaha berbicara dan akan dibarengi bahasa tubuhnya, misalkan saat dia tertarik dengan bola merah kesayangannya dia akan menjulurkan tangannya kearah bola itu dan katakan "oh kamu mau bola ini ya sayang" dan berikan bolanya atau saat dia menjulurkan kedua tangannya minta untuk di angkat atau di gendong, angkatkah bayi anda sambil anda berbicara padanya.
6. Bercerita
Ceritakan tentang keadaan sekitar misalnya tentang mainan di sebelahnya, tentang kegiatan sang bayi saat dia dimandikan, saat dia pipis atau pub, saat dia dipakaikan baju, pada saat kucing atau binatang kesayangan anda melintas di dekatnya atau apa saja yang ada di sekitarnya.
7. Ajak bicara saat bermain
Misalnya bermain ciluk ba, bernyanyi, atau putar lagu anak-anak sambil anda mengikuti lagunya dan ajak dia bernyanyi dengan memegang kedua tangannya dan digoyang lembut. Ajak dia di dalam kegembiraan lagu tersebut.
8. Bertanya pada bayi
Misalkan, "adik lapar ya..?", "adik mau apa? mau mimi susu?", "ini gambar apa, ini warna apa, ini bola siapa" sambil anda menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tadi.
9. Bicara saat di perjalanan
Katakan itu mobil, itu motor, itu pohon, kita sedang di dalam mobil dan mau kerumah eyang, atau beri tahu ayah sedang mengemudi, kakak sedang tidur, ceritakan juga perbedaan antara siang dan malam.
10. Jangan paksa anak
Tapi ingat jangan sampai anda memaksa anak untuk berbicara, saat dia mulai bosan beralihlah ke kegiatan lain, jangan menyalahkan saat dia salah ucap, serta pujilah anak anda saat dia benar mengucapkan kata. Jawab semua kata-katanya seolah-olah kita mengerti apa yang dikatakannya.
Pada dasarnya bayi yang baru lahir sudah dapat mendengar suara-suara terutama suara bundanya, meskipun dia belum bisa bicara, bayi dapat menyatakan perasaanya dengan gerakan tangan, kaki, badan, kepala, berteriak, menangis, bergumam, tertawa, senyuman, dan masih banyak lagi. Maka latihlah terus anak anda berbicara. Tidak hanya itu, melatih anak bicara juga menjalin ikatan emosional, sosial antara anak dan lawan bicaranya seperti ayah, ibu, kakek dan nenek, serta dapat meningkatkan kecerdasan dan perkembangan kognitif si bayi.
1. Ajak dia bicara
Ajaklah bayi anda bicara, katakan apa saja pada bayi anda bahkan saat dia masih di dalam kandungan. Menurut penelitian, bayi yang sering diajak bicara akan lebih cepat bicara, ajak dia bercanda, tertawa atau katakan betapa anda bahagia memiliki buah hati yang pintar, sehat, manis atau apa saja tentang perasaan anda tapi jangan saat anda sedang marah atau sedih karena ia pun akan merasakan kesedihan anda atau merasa sedang dimarahi.
2. Bacakan dongeng
Bacakan bayi anda dongeng atau buku cerita dan lakukan pengulangan pada kata-kata yang menarik, maka bayi pun akan belajar mengulangi kata-kata tersebut dan jangan kaget, pada saatnya ia pun akan mengulangi kata-kata tersebut.
3. Lakukan kontak mata
Saat berbicara dengan bayi lakukan kontak mata dengannya, sejajarkan mata anda dengan matanya agar dia tahu kalau dia sedang diajak berbicara. Bicara dengan nada sedang dan jelas artikulasinya tapi tidak terlalu pelan, dan bicaralah dengan ekspresi gembira.
4. Tanggapi bicaranya
Saat dia bicara atau bergumam tanggapi selalu kata-katanya walaupun tidak jelas apa yang dia ucapkan, itulah bentuk komunikasi bayi kepada orang lain walau belum jelas tapi bayi mulai merespon lawan bicaranya.
5. Tanggapi bahasa tubuhnya
Dia akan berusaha berbicara dan akan dibarengi bahasa tubuhnya, misalkan saat dia tertarik dengan bola merah kesayangannya dia akan menjulurkan tangannya kearah bola itu dan katakan "oh kamu mau bola ini ya sayang" dan berikan bolanya atau saat dia menjulurkan kedua tangannya minta untuk di angkat atau di gendong, angkatkah bayi anda sambil anda berbicara padanya.
6. Bercerita
Ceritakan tentang keadaan sekitar misalnya tentang mainan di sebelahnya, tentang kegiatan sang bayi saat dia dimandikan, saat dia pipis atau pub, saat dia dipakaikan baju, pada saat kucing atau binatang kesayangan anda melintas di dekatnya atau apa saja yang ada di sekitarnya.
7. Ajak bicara saat bermain
Misalnya bermain ciluk ba, bernyanyi, atau putar lagu anak-anak sambil anda mengikuti lagunya dan ajak dia bernyanyi dengan memegang kedua tangannya dan digoyang lembut. Ajak dia di dalam kegembiraan lagu tersebut.
8. Bertanya pada bayi
Misalkan, "adik lapar ya..?", "adik mau apa? mau mimi susu?", "ini gambar apa, ini warna apa, ini bola siapa" sambil anda menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tadi.
9. Bicara saat di perjalanan
Katakan itu mobil, itu motor, itu pohon, kita sedang di dalam mobil dan mau kerumah eyang, atau beri tahu ayah sedang mengemudi, kakak sedang tidur, ceritakan juga perbedaan antara siang dan malam.
10. Jangan paksa anak
Tapi ingat jangan sampai anda memaksa anak untuk berbicara, saat dia mulai bosan beralihlah ke kegiatan lain, jangan menyalahkan saat dia salah ucap, serta pujilah anak anda saat dia benar mengucapkan kata. Jawab semua kata-katanya seolah-olah kita mengerti apa yang dikatakannya.
Pada dasarnya bayi yang baru lahir sudah dapat mendengar suara-suara terutama suara bundanya, meskipun dia belum bisa bicara, bayi dapat menyatakan perasaanya dengan gerakan tangan, kaki, badan, kepala, berteriak, menangis, bergumam, tertawa, senyuman, dan masih banyak lagi. Maka latihlah terus anak anda berbicara. Tidak hanya itu, melatih anak bicara juga menjalin ikatan emosional, sosial antara anak dan lawan bicaranya seperti ayah, ibu, kakek dan nenek, serta dapat meningkatkan kecerdasan dan perkembangan kognitif si bayi.
Waspadai Penculikan Anak
Wah... penculikan anak kembali marak, baru-baru ini terjadi penculikan bayi baru lahir di rumah sakit di semarang dengan modus operandi mengaku sebagai keluarga dari sang bayi dan membawa pergi si bayi. Beberapa waktu ke belakang terjadi pula penculikan di mall daerah depok dengan modus operandi yang terbilang baru yaitu menawarkan untuk mengikutkan si bayi lomba balita dengan syarat harus
membelanjakan uang yang di berikan si pelaku untuk membeli salah satu produk susu tertentu, karena akan repot si pelaku menawarkan untuk menjaga si bayi sementara si ibu berbelanja. ya, sudah dapat di tebak bayinya hilang bersama orang itu. Penculikan kini terjadi bukan lagi karena masalah ekonomi tapi telah berkembang menjadi perdagangan anak, atau untuk menekan pihak tertentu yang sedang bertikai. Tahukan anda modus operandi apa saja yang dipakai, atau di daerah mana yang rawan penculikan, serta tips menghindari penculikan?
Modus operandi
1. Penculikan oleh pembantu rumah tangga
Biasanya dilakukan oleh sindikat penjualan anak yang berkedok sebagai pembantu rumah tangga.
2. Penculikan di sekolah
Motif seperti ini biasanya dilakukan untuk meminta tebusan, mengambil perhiasan atau barang berharga seperti handphone, di jual, dipekerjakan sebagai pengemis dan yang paling seram di ambil organ tubuhnya untuk dijual.
3. Penculikan di rumah sakit.
Motifnya penjualan anak.
4. Penculikan di tempat perbelanjaan
Motifnya penjualan anak, memaksa menjadi pengemis, pengamen, pencopet, atau perampokan karena memakai perhiasan yang mencolok.
5. Penculikan dengan penipuan
Seperti yang saya ceritakan di atas, penculikan dengan motif mengikutkan lomba balita.
6. Penculikan bekerja sama dengan oknum rumah sakit atau klinik bersalin.
Lokasi yang rawan penculikan
1. Di lingkungan sekolah, biasanya di tempat penjemputan
2. Di rumah, penculikan terjadi saat orang tua lengah, dan biasanya pelaku merupakan orang dekat.
3. Di tempat perbelanjaan dan tempat wisata, terjadi saat orang tua lengah.
4. Di pinggir jalan. Penculik mengajak korban dengan halus atau kasar.
5. Di jalan atau daerah rawan seperti tempat gelap dan daerah yang memang rawan kejahatan.
Tips mencegah penculikan
1. Ajarkan kepada anak untuk berhati-hati dengan orang asing dan tidak tergiur dengan bujuk rayu orang yang baru di kenal.
2. Ajarkan anak untuk langsung pulang usai sekolah, atau les.
3. Sebaiknya anak tidak memakai perhiasan yang mencolok dan mewah yang dapat memicu terjadinya penculikan.
4. Jalin komunikasi yang baik antara anak dan orang tua.
5. Biasakan anak untuk selalu meminta izin kemanapun anak pergi.
6. Jika menggunakan jasa antar jemput kenali benar si pengemudi.
7. Jika menggunakan angkutan umum ajarkan anak untuk pulang secara berkelompok dan tidak pulang sendirian.
8. Sediakan selalu orang yang dapat dipercaya untuk selalu menjaga, menjemput, mengawasi si anak.
9. Ajarkan anak untuk berteriak sekencang kencangnya dan meminta bantuan bila orang tak dikenal memaksa ikut.
10. Segera hubungi pihak yang berwenang jika terjadi penculikan.
Nah mulai sekarang waspadalah terhadap penculikan dan jangan mudah percaya terhadap orang-orang yang baru dikenal seperti pembantu baru, supir baru, dan janganlah memicu pertengkaran yang berakibat dendam karena penculikan juga terjadi karena adanya konflik intern.
membelanjakan uang yang di berikan si pelaku untuk membeli salah satu produk susu tertentu, karena akan repot si pelaku menawarkan untuk menjaga si bayi sementara si ibu berbelanja. ya, sudah dapat di tebak bayinya hilang bersama orang itu. Penculikan kini terjadi bukan lagi karena masalah ekonomi tapi telah berkembang menjadi perdagangan anak, atau untuk menekan pihak tertentu yang sedang bertikai. Tahukan anda modus operandi apa saja yang dipakai, atau di daerah mana yang rawan penculikan, serta tips menghindari penculikan?
Modus operandi
1. Penculikan oleh pembantu rumah tangga
Biasanya dilakukan oleh sindikat penjualan anak yang berkedok sebagai pembantu rumah tangga.
2. Penculikan di sekolah
Motif seperti ini biasanya dilakukan untuk meminta tebusan, mengambil perhiasan atau barang berharga seperti handphone, di jual, dipekerjakan sebagai pengemis dan yang paling seram di ambil organ tubuhnya untuk dijual.
3. Penculikan di rumah sakit.
Motifnya penjualan anak.
4. Penculikan di tempat perbelanjaan
Motifnya penjualan anak, memaksa menjadi pengemis, pengamen, pencopet, atau perampokan karena memakai perhiasan yang mencolok.
5. Penculikan dengan penipuan
Seperti yang saya ceritakan di atas, penculikan dengan motif mengikutkan lomba balita.
6. Penculikan bekerja sama dengan oknum rumah sakit atau klinik bersalin.
Lokasi yang rawan penculikan
1. Di lingkungan sekolah, biasanya di tempat penjemputan
2. Di rumah, penculikan terjadi saat orang tua lengah, dan biasanya pelaku merupakan orang dekat.
3. Di tempat perbelanjaan dan tempat wisata, terjadi saat orang tua lengah.
4. Di pinggir jalan. Penculik mengajak korban dengan halus atau kasar.
5. Di jalan atau daerah rawan seperti tempat gelap dan daerah yang memang rawan kejahatan.
Tips mencegah penculikan
1. Ajarkan kepada anak untuk berhati-hati dengan orang asing dan tidak tergiur dengan bujuk rayu orang yang baru di kenal.
2. Ajarkan anak untuk langsung pulang usai sekolah, atau les.
3. Sebaiknya anak tidak memakai perhiasan yang mencolok dan mewah yang dapat memicu terjadinya penculikan.
4. Jalin komunikasi yang baik antara anak dan orang tua.
5. Biasakan anak untuk selalu meminta izin kemanapun anak pergi.
6. Jika menggunakan jasa antar jemput kenali benar si pengemudi.
7. Jika menggunakan angkutan umum ajarkan anak untuk pulang secara berkelompok dan tidak pulang sendirian.
8. Sediakan selalu orang yang dapat dipercaya untuk selalu menjaga, menjemput, mengawasi si anak.
9. Ajarkan anak untuk berteriak sekencang kencangnya dan meminta bantuan bila orang tak dikenal memaksa ikut.
10. Segera hubungi pihak yang berwenang jika terjadi penculikan.
Nah mulai sekarang waspadalah terhadap penculikan dan jangan mudah percaya terhadap orang-orang yang baru dikenal seperti pembantu baru, supir baru, dan janganlah memicu pertengkaran yang berakibat dendam karena penculikan juga terjadi karena adanya konflik intern.
Mainkan Musikmu
Musik... ya musik. siapa yang tak kenal musik, suatu yang tidak berwujud tapi mampu menggetarkan dunia, bahkan Aristoteles pun berpendapat 'musik mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme'. Jelas apa yang di maksud oleh Aristoteles seorang filsuf yunani yang merupakan salah satu dari tiga orang filsuf (Socrates, Plato, Aristoteles) yang dianggap paling berpengaruh di pemikiran barat bahwa
musik dapat mendamaikan hati yang gundah, di saat seseorang mengalami masalah atau sedang merasa bosan musik dapat mengatasi kebosanan itu atau paling tidak dapat menenangkan hati seseorang yang sedang mengalami masalah. Musik juga dapat di gunakan sebagai terapi kesehatan contohnya musik untuk terapi stres, depresi, meditasi, pernafasan, ibu hamil, bahkan untuk bayi dalam kandungan pun sudah dapat di perdengarkan musik yang di percaya dapat meningkatkan IQ atau kecerdasan sang bayi kelak saat lahir.
Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa musik dapat menstimulasi perkembangan otak bayi saat masih didalam kandungan terutama musik klasik seperti Mozart, Bethoven, dan masih banyak lagi. Musik klasik dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan sang bayi, hal ini bisa terjadi karena didalam otak manusia terdapat getaran atau osilasi yang senada dengan getaran pada musik klasik, oleh karena itulah musik klasik dapat merangsang syaraf otak untuk berosilasi, berayun atau bergetar. Otak manusia akan akan terus berosilasi bahkan pada saat tidur sekalipun, osilasi pada otak manusia akan lebih tinggi pada saat sadar dan akan lebih tinggi lagi pada saat berfikir.
Musik juga dapat mempengaruhi getaran pada otak dan prilaku spontan seseorang, contohnya bila kita dalam situasi membaca akan lebih rileks bila sambil mendengarkan musik instrumental yang bernada ringan seperti Kenny G dan Dave koz, atau saat sedang bekerja di kantor sambil mendengarkan musik-musik hits dalam negeri tentu akan lebih santai dan bersemangat, tapi jangan mendengarkan musik yang bernada cepat atau terlampau lambat saat mengendarai kendaran bermotor seperti mobil, motor, karena mungkin secara tidak sadar kecepatan kendaraan bisa bertambah cepat atau malah keluar jalur karena mengantuk.
Entah berapa banyak jenis musik didunia ini, dari yang instrumental sampai musik daerah dan sudah sangat mudah sekali memdapatkan musik apa yang kita mau, tinggal download musik yang kita mau di internet dan dengan cepat akan kita dapatkan. Begitu besar pengaruh musik dalam kehidupan kita yang mungkin tidak anda sadari bahwa musik telah menyeimbangkan kehidupan kita. SO... Cepat ambil mp3 player mu dan warnai hidup ini dengan musik favoritmu.
musik dapat mendamaikan hati yang gundah, di saat seseorang mengalami masalah atau sedang merasa bosan musik dapat mengatasi kebosanan itu atau paling tidak dapat menenangkan hati seseorang yang sedang mengalami masalah. Musik juga dapat di gunakan sebagai terapi kesehatan contohnya musik untuk terapi stres, depresi, meditasi, pernafasan, ibu hamil, bahkan untuk bayi dalam kandungan pun sudah dapat di perdengarkan musik yang di percaya dapat meningkatkan IQ atau kecerdasan sang bayi kelak saat lahir.
Sudah banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa musik dapat menstimulasi perkembangan otak bayi saat masih didalam kandungan terutama musik klasik seperti Mozart, Bethoven, dan masih banyak lagi. Musik klasik dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan sang bayi, hal ini bisa terjadi karena didalam otak manusia terdapat getaran atau osilasi yang senada dengan getaran pada musik klasik, oleh karena itulah musik klasik dapat merangsang syaraf otak untuk berosilasi, berayun atau bergetar. Otak manusia akan akan terus berosilasi bahkan pada saat tidur sekalipun, osilasi pada otak manusia akan lebih tinggi pada saat sadar dan akan lebih tinggi lagi pada saat berfikir.
Musik juga dapat mempengaruhi getaran pada otak dan prilaku spontan seseorang, contohnya bila kita dalam situasi membaca akan lebih rileks bila sambil mendengarkan musik instrumental yang bernada ringan seperti Kenny G dan Dave koz, atau saat sedang bekerja di kantor sambil mendengarkan musik-musik hits dalam negeri tentu akan lebih santai dan bersemangat, tapi jangan mendengarkan musik yang bernada cepat atau terlampau lambat saat mengendarai kendaran bermotor seperti mobil, motor, karena mungkin secara tidak sadar kecepatan kendaraan bisa bertambah cepat atau malah keluar jalur karena mengantuk.
Entah berapa banyak jenis musik didunia ini, dari yang instrumental sampai musik daerah dan sudah sangat mudah sekali memdapatkan musik apa yang kita mau, tinggal download musik yang kita mau di internet dan dengan cepat akan kita dapatkan. Begitu besar pengaruh musik dalam kehidupan kita yang mungkin tidak anda sadari bahwa musik telah menyeimbangkan kehidupan kita. SO... Cepat ambil mp3 player mu dan warnai hidup ini dengan musik favoritmu.
Menangislah bila harus menangis
Hmm... Menangis. Semua orang pernah menangis, bahkan sejak ia pertama di lahirkan pun sudah di awali dengan tangisan, tentunya tangisan yang membahagiakan bagi orang-orang terdekatnya khususnya kedua orang tuanya. Tapi tahukah anda arti tangisan selanjutnya terutama di 3 bulan pertama kehidupannya, dan bagaimana menyikapinya ? Baca selengkapnya disini.
"Aku lapar"
Tangis lapar biasanya berpola. Ia menangis, lalu stop untuk bernafas, menangis lagi, lalu stop untuk bernafas. Biasanya diselingi gerakan mengisap. Jika sangat lapar, tangisnya lebih keras dan terus-menerus.
"Aku bosan"
Tangis bosan biasanya pendek, diikuti keheningan, lalu tangis pendek lagi. Tangisnya akan berlanjut jika Anda tak segera mendekatinya dan mengajaknya bermain.
"Aku lelah"
Tangis lelah berupa rengekan. Ia mungkin akan menggosok-gosok wajahnya dan memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain. Sebuah usapan atau gerakan berirama cukup menenangkan ia dan bisa membuatnya tidur.
"Aku kesepian"
Beberapa bayi butuh perhatian lebih dibanding bayi lainnya dan mulai merasa kesepian ketika ia ditinggalkan sendiri untuk waktu lama. Tangis kesepian berupa rengekan setiap menit dan kadang diikuti air mata. Dekapan hangat membuatnya senang.
"Aku tak nyaman"
Biasanya suara tangis melengking dan jelas, nafas agak tersendat, tapi lalu nafasnya menjadi cepat diikuti tangis lain. Mungkin lengannya terjepit, pantatnya kotor, tertusuk peniti, atau mungkin ia kedinginan/kepanasan.
"Aku kolik."
Bayi sering menangis karena kolik atau kejang/kram usus. Hingga kini belum diketahui penyebab kolik. Ada dugaan, sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga timbul gangguan pencernaan. Kolik dialami pada 3 bulan pertama kehidupan dan biasanya terjadi sore hari menjelang malam.
Tangis kolik sangat keras disertai jeritan dan berulang, suatu saat timbul, suatu saat hilang, tapi hanya satu atau dua menit, lalu menangis lagi. Biasanya diikuti gerakan tangan ke arah perut, badan mengencang, dan kadang disertai buang angin. Menggosok perutnya dengan minyak telon dapat membantu menenangkannya.
"Aku sakit."
Rasa sakit diungkapkan dengan tangis melengking, keras, diselingi rintihan serta rengekan. Tangis bayi yang perutnya mulas, lebih melengking dan lebih ribut. Hubungi dokter anak Anda jika ia menunjukkan gejala-gejala sakit tertentu.
Jadi pahamilah arti tangisan buah hati kita, karena cuma itu yang bisa ia lakukan, jangan sampai anda mengabaikan tangisannya, karena kalau dia sampai bicara "aku mau makannn..." padahal masih 3 bulan mungkin anda akan pingsan karena kaget.
"Aku lapar"
Tangis lapar biasanya berpola. Ia menangis, lalu stop untuk bernafas, menangis lagi, lalu stop untuk bernafas. Biasanya diselingi gerakan mengisap. Jika sangat lapar, tangisnya lebih keras dan terus-menerus.
"Aku bosan"
Tangis bosan biasanya pendek, diikuti keheningan, lalu tangis pendek lagi. Tangisnya akan berlanjut jika Anda tak segera mendekatinya dan mengajaknya bermain.
"Aku lelah"
Tangis lelah berupa rengekan. Ia mungkin akan menggosok-gosok wajahnya dan memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain. Sebuah usapan atau gerakan berirama cukup menenangkan ia dan bisa membuatnya tidur.
"Aku kesepian"
Beberapa bayi butuh perhatian lebih dibanding bayi lainnya dan mulai merasa kesepian ketika ia ditinggalkan sendiri untuk waktu lama. Tangis kesepian berupa rengekan setiap menit dan kadang diikuti air mata. Dekapan hangat membuatnya senang.
"Aku tak nyaman"
Biasanya suara tangis melengking dan jelas, nafas agak tersendat, tapi lalu nafasnya menjadi cepat diikuti tangis lain. Mungkin lengannya terjepit, pantatnya kotor, tertusuk peniti, atau mungkin ia kedinginan/kepanasan.
"Aku kolik."
Bayi sering menangis karena kolik atau kejang/kram usus. Hingga kini belum diketahui penyebab kolik. Ada dugaan, sistem pencernaan bayi belum sempurna sehingga timbul gangguan pencernaan. Kolik dialami pada 3 bulan pertama kehidupan dan biasanya terjadi sore hari menjelang malam.
Tangis kolik sangat keras disertai jeritan dan berulang, suatu saat timbul, suatu saat hilang, tapi hanya satu atau dua menit, lalu menangis lagi. Biasanya diikuti gerakan tangan ke arah perut, badan mengencang, dan kadang disertai buang angin. Menggosok perutnya dengan minyak telon dapat membantu menenangkannya.
"Aku sakit."
Rasa sakit diungkapkan dengan tangis melengking, keras, diselingi rintihan serta rengekan. Tangis bayi yang perutnya mulas, lebih melengking dan lebih ribut. Hubungi dokter anak Anda jika ia menunjukkan gejala-gejala sakit tertentu.
Jadi pahamilah arti tangisan buah hati kita, karena cuma itu yang bisa ia lakukan, jangan sampai anda mengabaikan tangisannya, karena kalau dia sampai bicara "aku mau makannn..." padahal masih 3 bulan mungkin anda akan pingsan karena kaget.
Apa sih Chiropractic itu ?
Pernah dengar tentang Chiropractic...? sepertinya belum semua orang tahu apa itu Chiropractic, dan apa manfaatnya bagi kita. Ini adalah metode pengobatan melalui tulang belakang yang telah diakui di dunia kesehatan, mulai dari bayi yang baru lahir, ibu hamil, sampai kakek nenek pun bisa menggunakan metode pengobatan ini, dan tidak usah takut dulu karena anda tidak akan di operasi atau pun harus minum banyak obat-obatan. Mau tahu seperti apa Chiropractic itu, baca selengkapnya disini.
Kata ‘chiropractic’ berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata ’chiros’ yang berarti tangan, dan ’praktikos’ yang artinya praktis. Jika diartikan secara harfiah ’Chiropractic’ berarti 'menggunakan tangan'.
Chiropractic di lebih dari 100 negara telah menjadi satu bentuk teknik terapi alternatif untuk tulang belakang. Kelebihannya, tanpa menggunakan obat, dan tanpa pula melalui tindakan operasi. Bahkan ibu hamil, bayi, anak pun dapat mengikuti terapi yang ditemukan Daniel David (D.D.) Palmer pada tahun 1895.
Fokus chiropractic adalah melihat hubungan antara sistem syaraf dengan semua sistem dalam tubuh. Terutama persendian dan otot di sekitar tulang belakang. Gerakan pada persendian sangat berpengaruh pada seluruh syaraf dan struktur yang berhubungan dengan syaraf itu, termasuk otot, organ tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan sistem syaraf keseluruhan.
Sistem syaraf merupakan sistem pengontrol utama tubuh. Sistem ini mengirimkan dan menerima informasi dari setiap sel, jaringan tissue, dan bagian tubuh lainnya. Kesehatan optimal diperoleh dari sistem syaraf yang berfungsi dan bekerja 100%. Namun, sesuatu hal dapat menghalangi dan mengganggu sistem syaraf bekerja secara maksimum. Kondisi ini disebut subluxation.
Subluxation ini bisa disebabkan adanya trauma, stres berkepanjangan, atau kebiasaan pada posisi/ postur tubuh yang salah. Gejala yang biasanya muncul adalah rasa sakit (nyeri), mati rasa, kesemutan, sakit kepala, dan otot yang tegang.
Para praktisi chiropractic (chiropractor, Red.) adalah satu-satunya profesional di bidang kesehatan yang mampu menghilangkan dan mencegah subluxation. Chiropractor menggunakan teknik aman, lembut, dan efektif. Teknik ini dikenal dengan adjustment. Teknik ini bertujuan mengembalikan posisi tulang belakang dan menghilangkan semua gejala atau rasa sakit yang muncul. Chiropractor berusaha menyeimbangkan tubuh dan berusaha melepaskan berbagai tekanan pada syaraf, sehingga tubuh mampu menyembuhkan dirinya sendiri. Jadi tujuan terapi ini adalah mengoptimalkan fungsi dan kerja sistem syaraf.
Ibu, Bayi, dan Anak
Selama mengandung, wanita akan mengalami berbagai tekanan besar, baik fisik maupun mental. Kesehatan calon ibu berperan penting dalam proses pertumbuhan janin bayi selama sembilan bulan. Perawatan chiropractic mampu menghilangkan berbagai komplikasi akibat dari adanya tekanan biomekanikal pada tubuh si calon ibu. Survei menunjukkan calon ibu yang mengikuti perawatan chiropractic di masa kehamilannya tak hanya mendapatkan rasa nyaman, namun juga mengalami proses kelahiran yang lancar.
Sementara terapi ini pada anak seharusnya dimulai sesegera mungkin setelah proses melahirkan. Hal ini bertujuan memastikan tulang belakang dan sistem syaraf bayi dapat tumbuh dan berkembang optimal.
Hampir setiap bayi mengalami trauma pada proses kelahirannya. Ketika bayi harus melalui sebuah saluran dari rahim, ia mendapatkan berbagai tekanan yang mampu membentuk kepalanya dan memompa cairan nutrisi di sekitar sistem syaraf pusat. Tekanan ini juga menimbulkan ketidakseimbangan pada tubuh bayi. Proses melahirkan dengan menggunakan forceps, vacuum, ataupun operasi Caesar mampu mengurangi trauma itu. Tapi bantuan tersebut bisa menimbulkan efek buruk di kemudian hari.
Seiring dengan pertumbuhan anak, tulang-tulang belakangnya pun ikut tumbuh dan saling menekan satu sama lain. Pada waktu anak belajar mengangkat kepalanya, merangkak, dan berjalan, sebenarnya itu merupakan fase penting anak mulai membentuk tiga kurva tulang belakangnya – dari yang sebelumnya hanya satu lengkungan. Semua ‘kecelakaan kecil’, seperti kepala terbentur, jatuh yang selalu menyertai dalam proses belajar merangkak, berjalan maupun belajar mengendarai sepeda akan sangat mempengaruhi pertumbuhan tulang si anak.
Karena itulah penting sekali untuk memastikan tulang itu tumbuh dan bergerak pada posisi yang semestinya. Pertumbuhan tulang yang tidak dipantau, serta keharusan si anak terus tumbuh dan berkembang dengan posisi tulang tidak benar, akan membawanya pada ketidakseimbangan kerja seluruh bagian tubuhnya, dan scoliosis yang harus dibawanya seumur hidup.
Saat ini chiropractic merupakan sistem perawatan kesehatan terbesar kedua di Amerika Utara dan mulai menyebar dengan cepat ke seluruh belahan dunia. Di Amerika Serikat tersebar kurang lebih 60.000 Dokter Chiropractic, di Kanada sekitar 6.000 dan kira-kira ada 3.000 lebih chiropractor di Australia.
Walaupun Chiropractic terbilang baru di Indonesia (baru pada tahun 2004), perawatan dengan Chiropractic dapat dinikmati jutaan orang di seluruh dunia. Chiropractic adalah profesi tiga terbesar untuk perawatan kesehatan di seluruh dunia.
Lebih dari 100 negara di seluruh dunia mempunyai keuntungan dari cara kerja chiropractor dan komunitas mereka menghasilkan lebih dari 75.000 chiropractor di seluruh penjuru dunia. (Dari berbagai sumber)
Kata ‘chiropractic’ berasal dari bahasa Yunani, yakni dari kata ’chiros’ yang berarti tangan, dan ’praktikos’ yang artinya praktis. Jika diartikan secara harfiah ’Chiropractic’ berarti 'menggunakan tangan'.
Chiropractic di lebih dari 100 negara telah menjadi satu bentuk teknik terapi alternatif untuk tulang belakang. Kelebihannya, tanpa menggunakan obat, dan tanpa pula melalui tindakan operasi. Bahkan ibu hamil, bayi, anak pun dapat mengikuti terapi yang ditemukan Daniel David (D.D.) Palmer pada tahun 1895.
Fokus chiropractic adalah melihat hubungan antara sistem syaraf dengan semua sistem dalam tubuh. Terutama persendian dan otot di sekitar tulang belakang. Gerakan pada persendian sangat berpengaruh pada seluruh syaraf dan struktur yang berhubungan dengan syaraf itu, termasuk otot, organ tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan sistem syaraf keseluruhan.
Sistem syaraf merupakan sistem pengontrol utama tubuh. Sistem ini mengirimkan dan menerima informasi dari setiap sel, jaringan tissue, dan bagian tubuh lainnya. Kesehatan optimal diperoleh dari sistem syaraf yang berfungsi dan bekerja 100%. Namun, sesuatu hal dapat menghalangi dan mengganggu sistem syaraf bekerja secara maksimum. Kondisi ini disebut subluxation.
Subluxation ini bisa disebabkan adanya trauma, stres berkepanjangan, atau kebiasaan pada posisi/ postur tubuh yang salah. Gejala yang biasanya muncul adalah rasa sakit (nyeri), mati rasa, kesemutan, sakit kepala, dan otot yang tegang.
Para praktisi chiropractic (chiropractor, Red.) adalah satu-satunya profesional di bidang kesehatan yang mampu menghilangkan dan mencegah subluxation. Chiropractor menggunakan teknik aman, lembut, dan efektif. Teknik ini dikenal dengan adjustment. Teknik ini bertujuan mengembalikan posisi tulang belakang dan menghilangkan semua gejala atau rasa sakit yang muncul. Chiropractor berusaha menyeimbangkan tubuh dan berusaha melepaskan berbagai tekanan pada syaraf, sehingga tubuh mampu menyembuhkan dirinya sendiri. Jadi tujuan terapi ini adalah mengoptimalkan fungsi dan kerja sistem syaraf.
Ibu, Bayi, dan Anak
Selama mengandung, wanita akan mengalami berbagai tekanan besar, baik fisik maupun mental. Kesehatan calon ibu berperan penting dalam proses pertumbuhan janin bayi selama sembilan bulan. Perawatan chiropractic mampu menghilangkan berbagai komplikasi akibat dari adanya tekanan biomekanikal pada tubuh si calon ibu. Survei menunjukkan calon ibu yang mengikuti perawatan chiropractic di masa kehamilannya tak hanya mendapatkan rasa nyaman, namun juga mengalami proses kelahiran yang lancar.
Sementara terapi ini pada anak seharusnya dimulai sesegera mungkin setelah proses melahirkan. Hal ini bertujuan memastikan tulang belakang dan sistem syaraf bayi dapat tumbuh dan berkembang optimal.
Hampir setiap bayi mengalami trauma pada proses kelahirannya. Ketika bayi harus melalui sebuah saluran dari rahim, ia mendapatkan berbagai tekanan yang mampu membentuk kepalanya dan memompa cairan nutrisi di sekitar sistem syaraf pusat. Tekanan ini juga menimbulkan ketidakseimbangan pada tubuh bayi. Proses melahirkan dengan menggunakan forceps, vacuum, ataupun operasi Caesar mampu mengurangi trauma itu. Tapi bantuan tersebut bisa menimbulkan efek buruk di kemudian hari.
Seiring dengan pertumbuhan anak, tulang-tulang belakangnya pun ikut tumbuh dan saling menekan satu sama lain. Pada waktu anak belajar mengangkat kepalanya, merangkak, dan berjalan, sebenarnya itu merupakan fase penting anak mulai membentuk tiga kurva tulang belakangnya – dari yang sebelumnya hanya satu lengkungan. Semua ‘kecelakaan kecil’, seperti kepala terbentur, jatuh yang selalu menyertai dalam proses belajar merangkak, berjalan maupun belajar mengendarai sepeda akan sangat mempengaruhi pertumbuhan tulang si anak.
Karena itulah penting sekali untuk memastikan tulang itu tumbuh dan bergerak pada posisi yang semestinya. Pertumbuhan tulang yang tidak dipantau, serta keharusan si anak terus tumbuh dan berkembang dengan posisi tulang tidak benar, akan membawanya pada ketidakseimbangan kerja seluruh bagian tubuhnya, dan scoliosis yang harus dibawanya seumur hidup.
Saat ini chiropractic merupakan sistem perawatan kesehatan terbesar kedua di Amerika Utara dan mulai menyebar dengan cepat ke seluruh belahan dunia. Di Amerika Serikat tersebar kurang lebih 60.000 Dokter Chiropractic, di Kanada sekitar 6.000 dan kira-kira ada 3.000 lebih chiropractor di Australia.
Walaupun Chiropractic terbilang baru di Indonesia (baru pada tahun 2004), perawatan dengan Chiropractic dapat dinikmati jutaan orang di seluruh dunia. Chiropractic adalah profesi tiga terbesar untuk perawatan kesehatan di seluruh dunia.
Lebih dari 100 negara di seluruh dunia mempunyai keuntungan dari cara kerja chiropractor dan komunitas mereka menghasilkan lebih dari 75.000 chiropractor di seluruh penjuru dunia. (Dari berbagai sumber)
Bayi vs Ayah
Secara tidak sengaja terlintas di otak ini saat santai di pagi hari dengan sebatang rokok menyala di tangan, bagaimana seandainya bayi bisa bicara dan mengungkapkan keberatannya terhadap kebiasaan buruk ayahnya sehari-hari ? Dan bagaimana dia akan menolak untuk di dekati oleh ayahnya sendiri? Hmm... Lucu juga... Mau tahu seperti apa saja kebiasaan ayah yang di benci oleh bayi nya sendiri bahkan semua bayi di dunia ini, baca selengkapnya...
Bayi akan membenci ayahnya yang :
1. Merokok
Saya rasa kalau merokok bukan cuma bayi yang tidak suka, orang di sekitar pun banyak yang tidak suka hal itu. Jelas merokok merugikan sang bayi dan ayahnya.
Kira-kira yang di katakan si bayi
"ayah cium aku 4 kali, aku cium ayah 2 kali aja, ayah bau rokok sih..." oohhh...
2. Galak
Siapa juga yang mau di galakin, semua orang termasuk si bayi kan maunya di sayang bukan di galakin.
Mungkin kalau sibayi sudah bisa menulis dia akan menulis "awas ayah galak !!!" dan menempelnya di pintu kamarnya, bayangkan...
3. Bau
Hmm... Kalau yang ini sih namanya ayah yang males mandi, biasanya si bunda juga ikut komplain soal yang satu ini, jelas ngga enak lah bunda udah wangi apa lagi si kecil eh si ayah malah mencemari udara sekitar.
Pasti si bayi akan bertanya sambil berbisik di telinga bundanya dan mengatakan "kok bunda mau sih sama ayah ?" bagaimana perasaan anda?
4. Bangunnya siang
Biasanya sikecil bangun lebih pagi dari orang tuanya, dan biasanya dia akan mengoceh sendirian di tengah-tengah kedua orang tuanya yang masih tertidur. Kira-kira apa ya yang di ocehkan si kecil... " aku sebel sama ayah dan bunda, masa semalem aku ga di ajak main kuda2an nya... " whattt...!
5. Pengangguran
Jangan sampai si anak bicara "ayah, ade pergi kerja dulu ya, ayah jangan nakal ya nanti ade pulang bawa susu buat ayah, dah ayah..." gubrakk...!
6. Sok sibuk
Adaa... Aja yang di kerjain, ya betulin genteng lah, ngutak-atik mesin mobil lah, benerin pipa ledeng lah, Jangan sampai anda kehilangan waktu bermain bersama si kecil, gunakan hari libur untuk benar-benar bersama sikecil.
Mungkin si kecil akan berkata kepada bundanya " bunda orang yang gunting rumput kita udah selesai tuh, kasih uangnya bun..." *#¤¿£%*@¤...!?!
7. Over protective
Memang maksud dan tujuannya untuk kebaikan si kecil sih, tapi kalau sampai over ya kasihan si kecilnya akan merasa ga nyaman, harus ini, harus begini, harus begitu, ga boleh ini nanti jadi ini, bla bla bla... Terlalu kesalnya sikecil berkata " bunda, kok pak satpam tidur bareng kita sih...? " gabrukk...
JUST FUN... Ada yang mau nambahin...?!
Bayi akan membenci ayahnya yang :
1. Merokok
Saya rasa kalau merokok bukan cuma bayi yang tidak suka, orang di sekitar pun banyak yang tidak suka hal itu. Jelas merokok merugikan sang bayi dan ayahnya.
Kira-kira yang di katakan si bayi
"ayah cium aku 4 kali, aku cium ayah 2 kali aja, ayah bau rokok sih..." oohhh...
2. Galak
Siapa juga yang mau di galakin, semua orang termasuk si bayi kan maunya di sayang bukan di galakin.
Mungkin kalau sibayi sudah bisa menulis dia akan menulis "awas ayah galak !!!" dan menempelnya di pintu kamarnya, bayangkan...
3. Bau
Hmm... Kalau yang ini sih namanya ayah yang males mandi, biasanya si bunda juga ikut komplain soal yang satu ini, jelas ngga enak lah bunda udah wangi apa lagi si kecil eh si ayah malah mencemari udara sekitar.
Pasti si bayi akan bertanya sambil berbisik di telinga bundanya dan mengatakan "kok bunda mau sih sama ayah ?" bagaimana perasaan anda?
4. Bangunnya siang
Biasanya sikecil bangun lebih pagi dari orang tuanya, dan biasanya dia akan mengoceh sendirian di tengah-tengah kedua orang tuanya yang masih tertidur. Kira-kira apa ya yang di ocehkan si kecil... " aku sebel sama ayah dan bunda, masa semalem aku ga di ajak main kuda2an nya... " whattt...!
5. Pengangguran
Jangan sampai si anak bicara "ayah, ade pergi kerja dulu ya, ayah jangan nakal ya nanti ade pulang bawa susu buat ayah, dah ayah..." gubrakk...!
6. Sok sibuk
Adaa... Aja yang di kerjain, ya betulin genteng lah, ngutak-atik mesin mobil lah, benerin pipa ledeng lah, Jangan sampai anda kehilangan waktu bermain bersama si kecil, gunakan hari libur untuk benar-benar bersama sikecil.
Mungkin si kecil akan berkata kepada bundanya " bunda orang yang gunting rumput kita udah selesai tuh, kasih uangnya bun..." *#¤¿£%*@¤...!?!
7. Over protective
Memang maksud dan tujuannya untuk kebaikan si kecil sih, tapi kalau sampai over ya kasihan si kecilnya akan merasa ga nyaman, harus ini, harus begini, harus begitu, ga boleh ini nanti jadi ini, bla bla bla... Terlalu kesalnya sikecil berkata " bunda, kok pak satpam tidur bareng kita sih...? " gabrukk...
JUST FUN... Ada yang mau nambahin...?!
Mitos bayi baru lahir
Menjadi orang tua baru memang menyenangkan, tapi terkadang juga bisa menjadi gugup atau penakut karena banyaknya mitos-mitos soal bayi yang dibawa turun temurun dari orang-orang tua kita dulu yang mungkin kita sendiri menjadi bagian dari mitos-mitos yang dianut orang tua kita. Namun menurut saya mitos-mitos itu tidak selalu salah, mungkin hanya beda pengertian saja namun juga tidak semuanya benar, bahkan ada yang benar-benar salah menurut dokter. Inilah beberapa mitos yang masih beredar di masyarakat.
1. Dibedong agar kaki tidak bengkok.
Ternyata di bedong bisa membuat peredaran darah bayi menjadi terganggu, kerja jantung akan lebih berat memompa darah, akibatnya bayi akan sering sakit di daerah paru-paru dan jalan nafasnya. Selain itu dibedong akan menghambat perkembangan motorik si bayi karena tidak ada kesempatan untuk bergerak.
Sebaiknya dibedong saat sesudah mandi untuk melindungi dari dingin atau saat cuaca dingin itu pun dibedong longgar. Jadi dibedong itu tidak ada hubungannya dengan pembentukan kaki karena semua kaki bayi yang baru lahir kakinya bengkok, sebab di dalam perut tidak ada ruang yang cukup untuk meluruskan kakinya sehingga waktu lahirpun masih bengkok, tapi akan lurus dengan sendirinya.
2. Hidung ditarik-tarik agar mancung
Sebenarnya tidak hubungannya menarik hidung dengan mancung tidaknya hidung, semua tergantung dari bentuk tulang hidungnya dan itu sudah bawaan, lagi pula kasihan si bayinya "sakit tau..." Jadi mau ditarik-tarik setiap detikpun kalo memang tidak mancung ya ga bakal mancung.
3. Pemakaian gurita agar tidak kembung.
Ini jelas salah karena pemakaian gurita akan menghambat perkembangan organ-organ perut. Sekarang bayangkan kalau perut anda di ikat seperti itu tentu akan merasa sesak dan tidak nyaman bukan. Jika memang harus memakaikan gurita jangan mengikat terlalu kencang terutama di bagian dada agar jantung n paru-parunya bisa berkembang dengan baik. Dan jika tujuannya supaya pusar tidak bodong sebaiknya di pakaikan hanya di pusar dan ikatannya pun tidak kencang.
4. Menggunting bulu mata agar lentik
Memotong bulu mata bisa mengurangi fungsinya untuk melindungi mata dari benda-benda asing. Panjang pendeknya bulu mata sudah menjadi bawaan dari bayi itu sendiri.
5. Beri setetes kopi agar bayi tidak step (kejang)
Pemberian kopi pada bayi jelas berbahaya karena mengandung kafein yang akan memacu denyut jantungnya bekerja lebih cepat. Lagi pula bayi itu minumnya susu bukan kopi.
6. Jangan memeras kencang-kencang saat mencuci baju bayi, bayi akan gelisah tidurnya
Kalo di pikir secara logika jelas tidak masuk akal, mungkin bayi gelisah saat tidur karena dia pipis, pub, gerah, atau ada faktor lain, jadi bukan karena saat memeras pakaiannya, mungkin lebih masuk akal kalau jangan memeras terlalu keras karena akan merusak pakaian si bayi yang kalau sudah koyak atau lepas jahitannya akan membuat gelisah sang ayah karena harus membelikan pakaian yang baru lagi.
7. Jangan menyusui bayi jika bunda sedang sakit
Tadinya saya percaya karena penalaran saya bayi akan tertular sakit si ibu, ternyata saya salah karena setelah saya konsultasi ke dokter ternyata malah sebaliknya, saat ibu sedang sakit tubuh si ibu akan menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang lebih banyak dan akan ikut ke dalam asi yang jika di minum si bayi akan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Yang tidak boleh adalah menyusui bayi saat sakit tanpa ada pelindung untuk anda, contohnya pakailah masker penutup mulut dan hidung saat anda flu karena akan memularkan penyakit, jadi bukan karena ASI nya.
Itulah beberapa mitos yang beredar di masyarakat dan masih banyak yang lainnya. Buat yang mau sharing soal mitos dan pengalaman tentang mitos yang lainnya silahkan anda komentar di bawah.
1. Dibedong agar kaki tidak bengkok.
Ternyata di bedong bisa membuat peredaran darah bayi menjadi terganggu, kerja jantung akan lebih berat memompa darah, akibatnya bayi akan sering sakit di daerah paru-paru dan jalan nafasnya. Selain itu dibedong akan menghambat perkembangan motorik si bayi karena tidak ada kesempatan untuk bergerak.
Sebaiknya dibedong saat sesudah mandi untuk melindungi dari dingin atau saat cuaca dingin itu pun dibedong longgar. Jadi dibedong itu tidak ada hubungannya dengan pembentukan kaki karena semua kaki bayi yang baru lahir kakinya bengkok, sebab di dalam perut tidak ada ruang yang cukup untuk meluruskan kakinya sehingga waktu lahirpun masih bengkok, tapi akan lurus dengan sendirinya.
2. Hidung ditarik-tarik agar mancung
Sebenarnya tidak hubungannya menarik hidung dengan mancung tidaknya hidung, semua tergantung dari bentuk tulang hidungnya dan itu sudah bawaan, lagi pula kasihan si bayinya "sakit tau..." Jadi mau ditarik-tarik setiap detikpun kalo memang tidak mancung ya ga bakal mancung.
3. Pemakaian gurita agar tidak kembung.
Ini jelas salah karena pemakaian gurita akan menghambat perkembangan organ-organ perut. Sekarang bayangkan kalau perut anda di ikat seperti itu tentu akan merasa sesak dan tidak nyaman bukan. Jika memang harus memakaikan gurita jangan mengikat terlalu kencang terutama di bagian dada agar jantung n paru-parunya bisa berkembang dengan baik. Dan jika tujuannya supaya pusar tidak bodong sebaiknya di pakaikan hanya di pusar dan ikatannya pun tidak kencang.
4. Menggunting bulu mata agar lentik
Memotong bulu mata bisa mengurangi fungsinya untuk melindungi mata dari benda-benda asing. Panjang pendeknya bulu mata sudah menjadi bawaan dari bayi itu sendiri.
5. Beri setetes kopi agar bayi tidak step (kejang)
Pemberian kopi pada bayi jelas berbahaya karena mengandung kafein yang akan memacu denyut jantungnya bekerja lebih cepat. Lagi pula bayi itu minumnya susu bukan kopi.
6. Jangan memeras kencang-kencang saat mencuci baju bayi, bayi akan gelisah tidurnya
Kalo di pikir secara logika jelas tidak masuk akal, mungkin bayi gelisah saat tidur karena dia pipis, pub, gerah, atau ada faktor lain, jadi bukan karena saat memeras pakaiannya, mungkin lebih masuk akal kalau jangan memeras terlalu keras karena akan merusak pakaian si bayi yang kalau sudah koyak atau lepas jahitannya akan membuat gelisah sang ayah karena harus membelikan pakaian yang baru lagi.
7. Jangan menyusui bayi jika bunda sedang sakit
Tadinya saya percaya karena penalaran saya bayi akan tertular sakit si ibu, ternyata saya salah karena setelah saya konsultasi ke dokter ternyata malah sebaliknya, saat ibu sedang sakit tubuh si ibu akan menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang lebih banyak dan akan ikut ke dalam asi yang jika di minum si bayi akan meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. Yang tidak boleh adalah menyusui bayi saat sakit tanpa ada pelindung untuk anda, contohnya pakailah masker penutup mulut dan hidung saat anda flu karena akan memularkan penyakit, jadi bukan karena ASI nya.
Itulah beberapa mitos yang beredar di masyarakat dan masih banyak yang lainnya. Buat yang mau sharing soal mitos dan pengalaman tentang mitos yang lainnya silahkan anda komentar di bawah.
Perkembangan Bayi 7 Bulan
Bayi pada usia ini biasanya sudah bisa duduk dan ia akan lebih banyak menghabiskan hari-harinya dalam posisi ini. Bahkan kebanyakan bayi berusia 7 bulan sudah bisa duduk dengan tanpa ditopang sama sekali.
Namun demikian, Anda tetap harus mengawasinya dengan baik ketika ia duduk, sebab terkadang ia akan kehilangan keseimbangan dan terjerembab ke lantai. Ada baiknya jika ia didudukkan di tempat yang agak empuk tapi solid, atau Anda juga bisa meletakkan bantal-bantal di belakangnya untuk berjaga-jaga.
Jika ia melihat benda-benda menarik yang berada dalam jangkauannya, ia akan mencoba untuk meraihnya. Bahkan jika ia sedang dalam posisi duduk, maka ia akan mulai menyondongkan tubuhnya ke depan. Tahap selanjutnya, ia akan berlutut sambil bertopang dengan kedua tangannya. Perkembangan ini merupakan kemajuan yang sangat baik dan akan menjadi “modal” bagi si bayi untuk merangkak.
Bayi Belum Bisa Merangkak? Tidak Perlu Khawatir…
Perlu Anda ketahui, para ahli menganggap bahwa “merangkak” itu sendiri BUKAN merupakan suatu pencapaian yang harus dilalui oleh setiap bayi. Makanya, jangan heran kalau ada bayi yang bisa berjalan TANPA sebelumnya bisa merangkak terlebih dahulu. Bayi seperti ini melewatkan fase merangkak. Bahkan sebagian bayi ada juga yang baru bisa merangkak menjelang usia 1 tahun.
Yang merupakan sebuah pencapaian adalah melihat benda-benda yang berada di luar jangkauan si bayi dan berusaha untuk mendapatkannya. Apabila bayi Anda sudah menunjukkan “gejala” ini, berarti ia sedang memperbaiki perkembangan kognitif dan motoriknya.
Dalam usahanya mengambil benda yang berada di luar jangkauan, si bayi mungkin akan merayap di atas perutnya, ada juga yang sambil dalam posisi duduk beringsut-ingsut di atas pantatnya menghampiri benda tadi, ada pula yang merangkak, bahkan sebagian kecil bayi ada yang mencoba berdiri tegak dan berjalan untuk berusaha mengambil benda tersebut. Semua ini bisa terjadi pada usia 7 bulan…
Amankan Rumah Anda
Karena pada tahap ini bayi Anda normalnya sudah memiliki mobilitas yang tinggi dan sudah mulai “merambah” ke seputar rumah, maka pastikan Anda membuat rumah Anda aman untuknya. Diantara hal yang bisa Anda lakukan:
- Tutuplah stop kontak yang mungkin terjangkau oleh bayi Anda
- Tutupi ujung-ujung tajam yang terdapat pada meubel di rumah Anda yang dapat terjangkau olehnya
- Perhatikan kalau ada bagian meubel yang rusak yang bisa membahayakannya
- Berikan semacam pagar pendek pada mulut tangga yang ada di rumah Anda
Baca juga: Keamanan rumah untuk bayi
Gelisah Menghadapi Orang Asing
Pada rentang usia 6-12 bulan, bayi biasanya akan menimbulkan reaksi negatif jika bertemu dengan orang asing. Kondisi ini bisa dikenal dengan istilah Stranger Anxiety. Biasanya dia akan rewel, berulah, atau bahkan menangis jika bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenalnya. Ini merupakan proses yang normal, karena pada usia ini bayi sudah mulai mengenal dengan baik siapa-siapa orang yang dekat dengannya dan siapa yang tidak.
Kalau bayi Anda tiba-tiba menangis ketika bertemu dengan orang yang asing baginya, maka Anda tidak perlu memarahinya. Bahkan ada sebagian orang tua yang “menyalahkan” bayinya dengan mengatakan kepada orang tersebut, “Waduh, maaf ya Bu… si Halsa memang suka bertingkah kalau ketemu orang baru!”. Ini merupakan pendekatan yang kurang tepat lho!
Yang seharusnya Anda lakukan adalah menghibur bayi Anda. Anda bisa mengatakan, “Halsa, ini kan Paman Ahmad… Paman Ahmad pengen sekali ketemu dengan Halsa…”. Jika ia masih belum mau dekat, maka jangan dipaksa. Nantinya, dengan melihat keakraban Anda dengan “si orang asing”, bayi Anda pun akan merasa aman dengan kehadirannya.
Susah Berpisah
Bayi pada tahap ini juga sudah mulai “lengket” dengan ibunya dan susah berpisah. Cara mengatasi hal ini adalah dengan menumbuhkan rasa aman dan percaya si bayi pada orang-orang dekat Anda. Jika ia sudah mulai dekat dengan Bibinya, misalnya, maka coba Anda tinggalkan mereka sebentar. Namun, pastikan Anda “berpamitan” dulu kepada si kecil. Jangan pernah menyelinap pergi tanpa memberitahu bayi Anda. Dengan demikian, Anda melatih bayi Anda untuk memiliki percaya diri.
Terakhir, ingatlah… setiap bayi memiliki perkembangan yang UNIK - termasuk bayi Anda! Jika bayi Anda ternyata perkembangannya pada usia ini tidak sama persis dengan apa yang kami jelaskan di atas, maka jangan terburu-buru panik… Kecuali jika memang Anda merasa bahwa perkembangannya amat sangat lambat dan mulai mengkhawatirkan, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Anak Anda…
(repost from tipsbayi.com)
Namun demikian, Anda tetap harus mengawasinya dengan baik ketika ia duduk, sebab terkadang ia akan kehilangan keseimbangan dan terjerembab ke lantai. Ada baiknya jika ia didudukkan di tempat yang agak empuk tapi solid, atau Anda juga bisa meletakkan bantal-bantal di belakangnya untuk berjaga-jaga.
Jika ia melihat benda-benda menarik yang berada dalam jangkauannya, ia akan mencoba untuk meraihnya. Bahkan jika ia sedang dalam posisi duduk, maka ia akan mulai menyondongkan tubuhnya ke depan. Tahap selanjutnya, ia akan berlutut sambil bertopang dengan kedua tangannya. Perkembangan ini merupakan kemajuan yang sangat baik dan akan menjadi “modal” bagi si bayi untuk merangkak.
Bayi Belum Bisa Merangkak? Tidak Perlu Khawatir…
Perlu Anda ketahui, para ahli menganggap bahwa “merangkak” itu sendiri BUKAN merupakan suatu pencapaian yang harus dilalui oleh setiap bayi. Makanya, jangan heran kalau ada bayi yang bisa berjalan TANPA sebelumnya bisa merangkak terlebih dahulu. Bayi seperti ini melewatkan fase merangkak. Bahkan sebagian bayi ada juga yang baru bisa merangkak menjelang usia 1 tahun.
Yang merupakan sebuah pencapaian adalah melihat benda-benda yang berada di luar jangkauan si bayi dan berusaha untuk mendapatkannya. Apabila bayi Anda sudah menunjukkan “gejala” ini, berarti ia sedang memperbaiki perkembangan kognitif dan motoriknya.
Dalam usahanya mengambil benda yang berada di luar jangkauan, si bayi mungkin akan merayap di atas perutnya, ada juga yang sambil dalam posisi duduk beringsut-ingsut di atas pantatnya menghampiri benda tadi, ada pula yang merangkak, bahkan sebagian kecil bayi ada yang mencoba berdiri tegak dan berjalan untuk berusaha mengambil benda tersebut. Semua ini bisa terjadi pada usia 7 bulan…
Amankan Rumah Anda
Karena pada tahap ini bayi Anda normalnya sudah memiliki mobilitas yang tinggi dan sudah mulai “merambah” ke seputar rumah, maka pastikan Anda membuat rumah Anda aman untuknya. Diantara hal yang bisa Anda lakukan:
- Tutuplah stop kontak yang mungkin terjangkau oleh bayi Anda
- Tutupi ujung-ujung tajam yang terdapat pada meubel di rumah Anda yang dapat terjangkau olehnya
- Perhatikan kalau ada bagian meubel yang rusak yang bisa membahayakannya
- Berikan semacam pagar pendek pada mulut tangga yang ada di rumah Anda
Baca juga: Keamanan rumah untuk bayi
Gelisah Menghadapi Orang Asing
Pada rentang usia 6-12 bulan, bayi biasanya akan menimbulkan reaksi negatif jika bertemu dengan orang asing. Kondisi ini bisa dikenal dengan istilah Stranger Anxiety. Biasanya dia akan rewel, berulah, atau bahkan menangis jika bertemu dengan orang-orang yang tidak dikenalnya. Ini merupakan proses yang normal, karena pada usia ini bayi sudah mulai mengenal dengan baik siapa-siapa orang yang dekat dengannya dan siapa yang tidak.
Kalau bayi Anda tiba-tiba menangis ketika bertemu dengan orang yang asing baginya, maka Anda tidak perlu memarahinya. Bahkan ada sebagian orang tua yang “menyalahkan” bayinya dengan mengatakan kepada orang tersebut, “Waduh, maaf ya Bu… si Halsa memang suka bertingkah kalau ketemu orang baru!”. Ini merupakan pendekatan yang kurang tepat lho!
Yang seharusnya Anda lakukan adalah menghibur bayi Anda. Anda bisa mengatakan, “Halsa, ini kan Paman Ahmad… Paman Ahmad pengen sekali ketemu dengan Halsa…”. Jika ia masih belum mau dekat, maka jangan dipaksa. Nantinya, dengan melihat keakraban Anda dengan “si orang asing”, bayi Anda pun akan merasa aman dengan kehadirannya.
Susah Berpisah
Bayi pada tahap ini juga sudah mulai “lengket” dengan ibunya dan susah berpisah. Cara mengatasi hal ini adalah dengan menumbuhkan rasa aman dan percaya si bayi pada orang-orang dekat Anda. Jika ia sudah mulai dekat dengan Bibinya, misalnya, maka coba Anda tinggalkan mereka sebentar. Namun, pastikan Anda “berpamitan” dulu kepada si kecil. Jangan pernah menyelinap pergi tanpa memberitahu bayi Anda. Dengan demikian, Anda melatih bayi Anda untuk memiliki percaya diri.
Terakhir, ingatlah… setiap bayi memiliki perkembangan yang UNIK - termasuk bayi Anda! Jika bayi Anda ternyata perkembangannya pada usia ini tidak sama persis dengan apa yang kami jelaskan di atas, maka jangan terburu-buru panik… Kecuali jika memang Anda merasa bahwa perkembangannya amat sangat lambat dan mulai mengkhawatirkan, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Anak Anda…
(repost from tipsbayi.com)
Main yuk...
Saat ini bima usianya sudah 6 bulan dan ternyata bayi 6 bulan itu sudah tanggap terhadap lingkungannya loh... dan bayi 6 bulan pun sudah punya keinginan untuk bermain, berikut permainan yang mendidik, murah, dan sederhana.
- Milailah memperkenalkan panggilan sikecil kepada ayah dan bundanya, pada tahap ini penting untuk mulai mengajarkan kepada si kecil.
- Ajak sikecil bermain ciluk ba... tutup wajah anda dengan kain atau handuk si kecil dan katakan "ciluukk.... ba..." anak akan merespon dengan tersenyum atau bahkan tertawa, tapi jangan terlalu mengagetkan sikecil.
- tunjuklah bibirnya dan katakan "bibir", begitu juga dengan bagian tubuh lainnya
- Sembunyikan sebagian benda atau mainannya di bawah selimut atau secarik kain. Biarkan ada bagian yang menonjol keluar. Biarkan bayi Anda menarik benda tersebut keluar dan belajar menyingkapkan selimutnya sendiri.
- Masukkan berbagai macam tutup botol ke dalam kotak sepatu. Tutup-tutup botol tersebut bisa berbeda ukuran, asal jangan ada yang tajam. Ulurkan tangan Anda ke dalam kotak sepatu kemudian ambil tutup yang ada satu persatu. Tunjukkan perlakuan ini di depan bayi Anda. Setelah beberapa kali melihat, biasanya si bayi akan meniru kelakuan Anda tersebut.
Itulah sebagian kecil permainan yang bima suka, kreasikan lagi permainan2 lainnya dan ingat ya bun...
Permainan mendidik tidak harus mahal. Permainan mahal pun tidak selamanya mendidik.
- Milailah memperkenalkan panggilan sikecil kepada ayah dan bundanya, pada tahap ini penting untuk mulai mengajarkan kepada si kecil.
- Ajak sikecil bermain ciluk ba... tutup wajah anda dengan kain atau handuk si kecil dan katakan "ciluukk.... ba..." anak akan merespon dengan tersenyum atau bahkan tertawa, tapi jangan terlalu mengagetkan sikecil.
- tunjuklah bibirnya dan katakan "bibir", begitu juga dengan bagian tubuh lainnya
- Sembunyikan sebagian benda atau mainannya di bawah selimut atau secarik kain. Biarkan ada bagian yang menonjol keluar. Biarkan bayi Anda menarik benda tersebut keluar dan belajar menyingkapkan selimutnya sendiri.
- Masukkan berbagai macam tutup botol ke dalam kotak sepatu. Tutup-tutup botol tersebut bisa berbeda ukuran, asal jangan ada yang tajam. Ulurkan tangan Anda ke dalam kotak sepatu kemudian ambil tutup yang ada satu persatu. Tunjukkan perlakuan ini di depan bayi Anda. Setelah beberapa kali melihat, biasanya si bayi akan meniru kelakuan Anda tersebut.
Itulah sebagian kecil permainan yang bima suka, kreasikan lagi permainan2 lainnya dan ingat ya bun...
Permainan mendidik tidak harus mahal. Permainan mahal pun tidak selamanya mendidik.
Subscribe to:
Posts (Atom)


